Di Tahun 2030 Semua Kendaraan di Indonesia Berbahan Bakar Listrik
Info Otomotif

Di Tahun 2030 Semua Kendaraan di Indonesia Berbahan Bakar Listrik! Apakah Mungkin?

BLOG.RAINBOWRENTCAR.COM – Kendaraan berbahan bakar listrik kini semakin sering terdengar di Indonesia. Apalagi setelah munculnya brand-brand otomotif terkenal yang mulai berinovasi membuat kendaraan berbahan bakar listrik memasarkan produknya di Indonesia. Sebut saja Tesla dengan mobil listrik yang mewah dan futuristiknya. Serta Hyundai yang juga telah berinovasi untuk mengembangkan mobil listrik. Bukan hanya mobil, sepeda motor pun sudah mulai banyak perusahaan otomotif yang membuat sepeda motor listrik seperti Gesit.

Namun apakah mungkin pada tahun 2030 di Indonesia semua kendaraan sudah berbahan bakar listrik?

Menurut kami belum bisa, di tahun 2030 mungkin baru kota-kota besar itupun belum semuanya menggunakan kendaraan berbahan bakar listrik. Jika melihat dari sekarang hanya tersisa beberapa tahun saja hingga 2030. Namun fasilitas dan infrastruktur yang mendukung kendaraan listrik masih sangat susah untuk ditemukan. Apalagi, untuk membangun infrastruktur yang dapat mendukung kendaraan listrik tidaklah sebentar. Perlu waktu lama dan bertahap hingga semua kendaraan di Indonesia berbahan bakar listrik. Selain itu, kendala mahalnya infrastruktur dan belum meratanya pasokan listrik di seluruh Indonesia menjadi suatu ganjalan untuk tercapainya tujuan tersebut.

Apa saja infrastruktur yang perlu disiapkan agar semua kendaraan di Indonesia berbahan bakar listrik?

1. Charging Station

Tempat pengisian daya listrik sangat dibutuhkan. Sistem pengisian daya pun terbagi menjadi tiga level, dari level 1 adalah pusat pengisian daya rumahan hingga level 3 untuk pengisian daya cepat atau fast charging seperti yang digunakan untuk Tesla Supercharge yang memerlukan daya dengan tegangan tinggi.

Di luar pulau Jawa, sangat sering terjadi pemadaman listrik sehingga perlu pemerataan infrastruktur listrik terlebih dahulu.

2. Internet

Rata-rata mobil yang berbahan bakar listrik memerlukan koneksi internet untuk menggunakan fitur-fiturnya. Sedangkan saat ini pun, koneksi internet di Indonesia masih dapat dibilang belum stabil dan belum semua daerah mendapatkan koneksi internet dengan kecepatan yang tinggi. Sehingga kembali perlu pemerataan infrastruktur di seluruh Indonesia.

3. Cashless

Produsen mobil listrik menggunakan sistem subscription agar kita dapat menggunakan fitur-fitur yang berbayar. Dan untuk pembayarannya sudah dengan sistem Cashless, sedangkan di Indonesia belum semua orang memahami metode pembayaran seperti itu. Sehingga perlu adanya edukasi agar semua masyarakat di Indonesia mengenal dan mulai menggunakan sistem pembayaran ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Konsultasi Sewa Mobil Gratis

Konsultasi Sewa Mobil Gratis
Holler Box